Kamis, 29 September 2016

Setengah Bulan Purnama



Pagi hari ini, Erlyn pergi ke sekolah bersama Dhita menggunakan sepeda mereka masing – masing. Sambil mengayuh sepeda, mereka menyelingkan canda gurau mereka di sana. Karena sekarang hari Sabtu, meraka bisa berangkat sekolah bersama. Perjalanan ke sekolah kurang lebih 15 menit. Jadi meraka berangkat dari rumah pukul 06.30 sehingga mereka sampai sekolah tepat waktu. Kesempatan ini juga jarang terjadi karena dihari biasa, Erlyn menyempatkan waktunya mengikuti les pagi di sekolahnya. Mereka memang sahabat, namun jarang bersama karena tugas yang berbeda.
Namun saat itu, Erlyn merasa terpukul karena mendengar berita bahwa sahabatnya itu akan segera pindah. Begitupun Dhita yang sangat terkejut dengan keputusan kedua orang tuanya. Bagaimana tidak, Erlyn dan Dhita sudah menjalin persahabatan sejak kelas 4 SD sampai sekarang. Mereka berdua sungguh sehati. Kepribadian mereka tidak jauh berbeda, begitupun dengan tipe pria yang mereka sukai. Tak jarang mereka juga menyukai pria yang sama. Mungkin hal itu yang membuat hati mereka terikat satu sama lain.

Rabu, 21 September 2016

Hari Raya Idul Adha Di Sekolah

Dua hari sebelum hari raya, di sekolahku ada panggilan ketua kelas. Setelah beberapa lama,  ketua kelas datang dan memberitahukan bahwa hari Senin tanggal 11 September 2016 semua siswa harus datang ke sekolah untuk shalat Idul Adha di sekolah. Semua siswa menggunakan baju muslim bebas dan membawa peralatan shalat. Kami semua harus berangkat sangat pagi agar tidak tertinggal shalat berjama`ah.

Saat itu, yang menjadi imam untuk shalat yaitu Pak Fauzi, guru agama di sekolahku sendiri. Kami mengerjakan shalat dengan kusyuk. Setelah shalat selesai, Pak Fauzi berceramah tentang kehidupan di akhirat dengan panjang lebar.Terlihat banyak murid tidak memperhatikan gurunya dan lebih memilih untuk berbicara dengan teman di sampingnya termasuk aku. Namun, setelah aku mencoba mendengarnya ternyata cerita yang disampaian tidak terlalu membosankan dan aku mendengarkannya sampai selesai.

Jumat, 16 September 2016

Perjalanan Panjang Kehidupan Manusia di Tujuh Alam

Dalam perjalanan hidupnya manusia akan melalui 7 tahap perjalanan hingga akhirnya mendapat kemenangan bertemu dengan Allah di surga atau terpuruk dilembah neraka. Tiap tahap ditempuh dalam waktu yang berbeda mulai dari hitungan beberapa bulan hingga ribuan tahun. Inilah ketujuh alam yang telah, sedang dan akan dilalui oleh setiap manusia.

Asal-Usul Penciptaan Alam Semesta Berdasarkan Perspektif Al-Qur’an

Penciptaan menurut kamus besar Bahasa Indonesia berarti proses, cara, perbuatan menciptakan.Para ilmuwan diseluruh dunia  saat ini telah sepakat bahwa alam semesta ini terjadi dari tiada secara kebetulan dan menimbulkan dentuman besar. Ke-tiada-an (berasal dari tidak ada) adalah menunjukan akan adanya penciptaan (diciptakan).
Selama satu abad terakhir, serangkaian percobaan, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan menggunakan teknologi mutakhir, telah mengungkapkan tanpa ragu bahwa alam semesta memiliki permulaan. Para ilmuwan telah memastikan bahwa alam semesta berada dalam keadaan yang terus mengembang. Dan mereka telah menyimpulkan bahwa, karena alam semesta mengembang, jika alam ini dapat bergerak mundur dalam waktu, alam semesta ini tentulah memulai pengembangannya dari sebuah titik tunggal. Sungguh, kesimpulan yang telah dicapai ilmu pengetahuan saat ini adalah alam semesta bermula dari ledakan titik tunggal ini. Ledakan ini disebut “Dentuman Besar” atau Big Bang.

Jumat, 02 September 2016

Tertipu Mi Instan



  • Mi instan tidak mengandung gizi apapun, namun makanan ini mengandung hampir 2700 mg sodium dalam 1 kemasan.
  • Mi instan mengandung pengawet beracun TBHQ, yang umum ditemui di semua jenis makanan yang telah diproses, di mana bahan ini di produksi juga di industri minyak tanah. Hanya 1 gram saja dari TBHQ dapat memberi efek muntah dan mual, tinnitus ( dengungan pada telinga ), delerium atau perasaan tercekik.